Rabu, Agustus 27, 2008

Senin, 2008 April 07

Always Tune with the holly of GOD, by PATIENTLY, GRATEFULL, ACCEPTANCE and TOTAL SURRENDER in Life
ahhh...hidup ini indah......!Penuhilah kehidupan anda dengan cinta dalam setiap gerak /denyut kehidupan dengan kerendah-hatian terhadap makhluk serta kerendah-dirian dihadapan Tuhan yang maha Esa serta maha Agung. Biarkan sifat-sifatNYA hadir dan mengalir melalui setiap bagian diri anda yang rendah hati, dan berkasih sayang.
Itulah adi daya sejati!
Tebarkan disemesta! Jadilah pemimpin yang senatiasa memberi dan melindungi.
Semoga kita semua bertaut dalam bingkai cintaNYA yang hakiki dan berdimensi keabadian.Amin!

Diposting oleh dhendranu di 06:03

Kebaikan tidak setara dengan KEBAJIKAN.

Sahabatku, Salam dalam cinta!

Dorongan untuk berbuat dalam setiap denyut dan dimensi kehidupan secara universal adalah melakukan sesuatu, apapun itu, demi meraih yang lebih baik dari kondisi sekarang atau sebelumnya. Nilai kebaikan memang universal secara idealistik. Tapiii.....dalam realitasnya very....very...subyektif!

Kenapa why?
Ya karena sangat tergantung motif yang melatar belakangi pelakunya, sipemberi nilai-nilai tsb. Yang sering banget terjadi sih, penuh pembenaran, bukan bermaksud me-generalisir lho Boss!, memang ada yang real kebenaran, tapi secara prosentasi saya berani bilang disekitar kita saat ini nih (Indonesia pada umumnya) lebih banyak pembenarannya deh! karena ya itu tadi, penuh vested pribadi. Jadiiii.....kebaikan lebih diwarnai ke-akuan. mangkanye subyektif juga nilainya pan?
Motivasi penggeraknya adalah diri, aku, ego.......biang keladinya hawa nafsu.
Supaya tidak terlanjur salah pahe..eh..paham, memang yang namanya kebaikan pasti berwujud meraih, membangun, merawat, dan membawa manfo'ath bagi diri dan sekitar. Umumnya sesuatu yang populerlah! secara common sence (Ceileee...). Jadi harus diberi apresiasi yang bagus pula' lah!
Coba saya ringkes nih ya,

Kebaikan
adalah merasa, berfikir, berniat, lalu bertindak melakukan hal-hal yang bernilai baik, populer, universal, dengan cara yang juga baik secara normatif dengan tujuan meraih sesuatu yang meningkatkan penampilan, pengakuan, menyenangkan secara fisik dan mental bagi diri, keluarga, komunitas (kerja, sosial, religi, hobby dll. ujung-ujungnya demi bangsanya) semata-mata untuk pencitraan diri dan kenyamanan, "kebahagiaan" diri. Walaupun "katanya"("rasanya"?) sudah melibatkan aspek spiritual, tapi hanya sebatas kendaran /alat saja. Sulit mendapatkan kedalaman hakikat, hanya kulit /dimensi materi/syariat.

Hadiahnya? Fana, tanpa disadari menjadi budak hawa nafsu! syerryemnya nih...hamba syoiton /Iblis dalam level tertentu. Ihhh...SyerrreeeeM!

Nah....Kebajikan,
Merasa, berniat (setting Dream & Goal), berfikir, setting target, Plan-do-check-action kebaikan semata-mata hanya mengharap akan restu, perkenan, disayang,Ridho' dari Allah SWT dengan menyerahkan seluruh aspek diri pada segala kehendaknya (Tottal surrender) dalam ikhtiar yang berkesabaran, beryukur senantiasa, Ikhlas pada ketentuanNYA.
Hadiahnya ? kecerdasan fisik-fikiran-emosional-spiritual berwujud harmony denyut kehidupan serta kebahagiaan yang hakiki berbonus unlimitted condition!

Kesimpulannya;
Kebaikan = Berbuat karena dan untuk diri, hawa nafsu.
Kebajikan= Berbuat semata demi harap senyuman dari Allah Yang Maha Agung, RidhoNYA!

begitu deh kira-kira sahabatku, mohon maaf yang setulus-tulusnya karena pasti saya jauh dari sempurna, maaf lahir bathin jelang bulan suci Ramadhan, semoga kita bisa lebih meniti hidup ini dalan kebajikan dan dihindarkan dari kesia-siaan fenomena kefanaan, Amin yaa Allah Tuhan kami yang Maha segalanya.